TITI KALAMANGSA: BANGKITNYA AJARAN YESHUA



TITI KALAMANGSA: BANGKITNYA AJARAN YESHUA

Kita belum bisa pastikan apakah tanggal 25 December benar-benar tanggal kelahiran Yesus atau Yeshua. Itu tak terlalu penting. Yang penting adalah kesukacitaan yang menggema pada hari ini menjadi penanda bangkit kembalinya ajaran yang otentik dari Yeshua. Gagasan tentang bumi surgawi semakin mendekati kenyataan.

Ajaran dasar Yeshua adalah nyambung rasa, masuk ke dalam keheningan, terhubung kepada Roh Kudus yang bersemayam di dalam diri. Roh Kudus sepadan dengan Hingsun atau Atman, sumber dari kasih murni, kebahagiaan sejati dan kebijaksanaan tertinggi. Jejak keberhasilan Yeshua bukan ada di Yerusalem, tapi di Roma. Di sanalah ia menjadi pemancar terang bagi dunia, didampingi 1000 ksatria yang tercerahkan.

Ajaran Yeshua telah bangkit kembali. Tapi ini tak ada kaitannya dengan perluasan jangkauan institusi agama tertentu. Ini tentang bangkitnya kesadaran murni. Yeshua memang tak pernah mendirikan agama apapun. Tapi ia menjadi pemberi inspirasi bagi beberapa pendiri agama. Ada tragedi, nalar politik dan obsesi pada kekuasaan malah membelokkan spirit dari beberapa agama yang dikaitkan dengan mama Yeshua. Namun, ajaran agungnya tetap mengalir bersama aliran sejarah. Selalu muncul pembaharu yang mewartakan esensi ajaran Yeshua: cinta kasih universal. Di era ini, Paus Fransiskus adalah salah satu pembaharu itu.

Ajaran otentik dari Yeshua sejatinya sama dengan ajaran spiritual yang muncul di Gunung Lawu maupun di Himalaya. Ini tentang laku guna menjadi manusia ilahi. Yeshua memang dibimbing oleh 3 pendeta dari Timur yang misterius itu. Yeshua memang melanjutkan ajaran Sri Krisna. Meneladani ajaran Yeshua bisa dilakukan siapapun tanpa membuat ia tergabung dalam satu institusi agama tertentu. Ini adalah tentang menjadi peniti jalan keagungan, jalan spiritual yang universal.

Yeshua meneladankan pada kita jiwa yang murni, jiwa yang bebas dari segala emosi destruktif, ilusi, jejak dosa dan energi penjerat. Dengan kekuatan kasih murni yang memancar dari pusat hati, manusia diarahkan untuk bisa menemukan sorga yang nyata, di bumi ini, saat ini dan di sini. Sorga semacam ini tak perlu diperebutkan karena bisa diciptakan sendiri oleh setiap orang. Sorga semacam ini adalah buah bagi para penyemai benih ketulusan dan laku keheningan yang tekun.
Kita segera melihat, 1 % dari populasi manusia menjadi meditatif, hidup tertuntun Roh Kudus. Itu yang mengubah wajah dunia kita.

Selamat tinggal penderitaan, selamat datang hari-hari yang penuh bahagia sorgawi.

Daftar Isi Blog SHD Channel
0 Response to "TITI KALAMANGSA: BANGKITNYA AJARAN YESHUA"

Post a Comment



Laku spiritual adalah proses bertumbuhnya pengalaman keilahian, wujudnya adalah menjadi penuh dengan daya, penuh kebijaksanaan, penuh kecerdasan, penuh kreatifitas, penuh welas asih.


Setyo Hajar Dewantoro
Founder of Mahadaya Institute


Buku

Buku Medseba Buku Sastrajendra Buku Suwung Buku Sangkan Paraning Dumadi Buku Sangkan Paraning Dumadi Buku Sangkan Paraning Dumadi Buku Sangkan Paraning Dumadi

Kegiatan