TINGKAT VALIDITAS MANUSKRIP KUNA



Over the Edge of the World by Laurence Bergreen


Sejarah yang diajarkan di sekolah-sekolah, didasarkan pada beberapa manuskrip kuna. Tentang Majapahit misalnya, para penulis sejarah merujuk kepada beberapa serat ini:

Pararaton
Negarakertagama
Babad Tanah Jawa


Nah, karena setiap manuskrip itu mengungkapkan buah kesadaran seseorang, maka setiap manuskrip itu bisa diukur LoCnya.

Saya ukur LoC manuskrip-manuskrip itu, dalam skala 0-1000, dan membandingkannya dengan beberapa manuskrip lain.

Pararaton LoC 1

Negara Kertagama LoC 500

Babad Tanah Jawa LoC 1

Pembanding :

Al Hikmah Muta'alliyah 700

al tabaqat al kabir karya Ibnu Saad LoC 800

Sirah Nabawiyah karya Muhammad al Ghazali LoC 10

The History of the Ancient World by Susan Wise Bauer LoC 900

The Crusades by Thomas Asbridge LoC 800

Over the Edge of the World by Laurence Bergreen LoC 900

Anda bisa bayangkan, betapa banyak orang nyasar ketika cerita yang merujuk kepada buku dengan LoC 1 disebarkan dengan masif? Yang LoC 500 saja harus dipilih mana yang valid dan mana pembelokan.

Ini akar mengapa sejarah bangsa kita terlihat kelam. Sumbernya sudah dirusak. Dan di antara kita tak cukup kritis untuk menyadarinya

Penulis sejarah yang tidak hening, tidak jumbuh dengan Hingsunnya, memang bakal menuntun siapapun yang mempercayainya untuk masuk ke lembah ketersesatan.

Beruntunglah bangsa Eropa punya buku-buku sejarah yang relatif akurat.

Related Posts

0 Response to "TINGKAT VALIDITAS MANUSKRIP KUNA"

Post a Comment



Laku spiritual adalah proses bertumbuhnya pengalaman keilahian, wujudnya adalah menjadi penuh dengan daya, penuh kebijaksanaan, penuh kecerdasan, penuh kreatifitas, penuh welas asih.


Setyo Hajar Dewantoro
Founder of Mahadaya Institute


Buku

Buku Medseba Buku Sastrajendra Buku Suwung Buku Sangkan Paraning Dumadi

Kegiatan