SURAT CINTA SHD



SURAT CINTA SHD

SURAT CINTA SHD 1:

Inspirasi Sebuah Transformasi

Jika Anda pernah mengalami masa-masa suram dalam hidup, saya katakan, saya juga pernah mengalaminya. Derita yang umumnya dirasakan manusia, saya juga pernah merasakannya. Hingga kemudian saya menemukan dan meniti jalan menuju kehidupan sorgawi. Dan tentu saja, saat ini saya telah hidup di alam sorgawi meski saya masih punya tubuh fisik.

Foto peryama saya di bawah ini, merekam semua jejak derita di masa lalu. Ini foto tahun 2009, saat saya bekerja di Kementerian Agama, membantu satu kolega yang jadi pejabat di situ. Foto itu dibuat di Kuala Lumpur, saat dapat fasilitas kunjungan selama 1 minggu.


Di masa itu, saya sudah punya keahlian menonjol: saya jago menulis dan jago membuat konsep. Dengan keahlian itu saya sering dipekerjakan di lembaga pemerintahan.

Namun, saya belum tahu caranya merasakan kehidupan sorgawi. Saya sangat sibuk berpikir. Tahun 2009, saya masih berjuang untuk mengerti apa sebetulnya dunia spiritual, masih nyasar-nyasar. Saat itu luka bathin saya masih sangat kuat. Secara energi juga jauh dari jernih.

Foto berikutnya adalah foto 11 tahun kemudian: 11-5-2020. Tubuh saya merekam dan memancarkan realitas berbeda. Jiwa saya sudah ada di alam sorgawi. Tubuh saya pun menyesuaikan. Tubuh bertransformasi selaras dengan jiwa yang bertransformasi. Ini adalah keadaan ketika seluruh lapisan tubuh saya mulai tubuh fisik, tubuh astral, tubuh eterik, tubuh cahaya hingga tubuh spirit sudah jernih 100%.

Bagi Anda yang ingin bertransformasi, saya membagikan formula berdasarkan pengalaman yang otentik.

SURAT CINTA SHD 2

Bukti Kebenaran adalah Transformasi

Tahun 2008-2013, saya rajin sekali berkunjung ke tempat-tempat yang dianggap sakral. Saya bermeditasi di sana. Tetapi saya memang belum berkesadaran dalam melakukan itu semua. Buahnya ya saya nyasar. Belum ada transformasi yang nyata di dalam diri: secara emosi, secara karna, secara energi dan secara persepsi, saya masih penuh distorsi. Jiwa saya keruh. Itu direpresentasikan secara nyata oleh foto sebelah kiri. Walaupun merasa menjalankan laku spiritual Nusantara dan keluar dogma agama, saya tetap nyasar.



Tahun 2018 akhir saya mulai mengalami secara otentik apa yang disebut kemurnian jiwa. Itu terjadi setelah perjuangan keras termasuk memerdekakan diri dari orang-orang yang menjerat dengan label spiritual Sejak itu hidup saya berubah sepenuhnya. Transformasi jiwa jelas memicu perubahan secara fisik dan finansial. Foto sebelah kanan adalah foto tanggal 12/5/2020.


Foto sebelah kanan ini mewakili keadaan jiwa dengan pencapaian kebenaran sejati. Jadi, kita gak bisa menggunakan prasangka kita untuk melihat kita sudah maju atau belum dalam laku spiritual. Semua harus dibuktikan, tidak bisa bermodal yakin saja.

Rasakan secara energi foto saya di sebelah kiri untuk tahu dengan nyata arti "nyasar" dan "tercerahkan". Nyasar itu wajar tapi jangan keterusan. Lampauilah fase itu dengan kerendahan hati, ketulusan dan kepatuhan dalam menangkap sinyal dari rasa sejati. Jangan ngeyelan.

SURAT CINTA SHD 3

Transformasi Menjadi Budha Tanpa Kepala

Saudara dan saudari yang saya kasihi, sudah jelas bahwa kita semua punya masa lalu. Sebagian masa lalu kita terekam dalam bentuk jejak digital. Saran saya, tidak perlu menyangkal masa lalu apapun itu. Tidak perlu malu jika dahulu kita pernah terjatuh, kita pernah berbuat kesalahan yang fatal, dan seterusnya. Yang penting kita nyata terus berbenah menjadi versi diri kita yang terbaik.


Sebelum saya benar-benar terbimbing oleh Diri Sejati, jelas saya banyak berbuat keliru. Saya sangka yang saya lakukan benar, nyatanya kebalikannya. Tentu segala resiko nyata ditanggung. Lalu itu terekam di dalam segenap lapisan tubuh dan membentuk sorga nerakanya hidup kita. Jadi sangat wajar, jaman dahulu meski saya punya kecerdasan rasional di atas rata-rata, kehidupan saya jauh dari selaras. Banyak penderitaannya.

Saya sangat berterima kasih, karena pada ujungnya mengerti apa itu kebenaran sejati. Saya mengalami secara otentik apa yang dinamakan pencerahan. Saya merasakan betul apa itu kebahagiaan sorgawi, secara konsisten. Semua tak lain adalah proyeksi dari jiwa yang telah dimurnikan. Saya betul-betul mengerti apa arti the headless Budha dan bagaimana cara mencapai tataran itu, berdasar pengalaman otentik.

Di kehidupan saat ini, vibrasi kebahagiaan dan kedamaian terpancar di seluruh sel di tubuh saya karena saya meluruhkan keinginan egoistik. Saya jarang mikir, jarang punya keinginan, yang saya lakukan harus saya pastikan sesuai dengan kehendak Diri Sejati. Hidup mengalir, tanpa banyak rencana, selaras gerak semesta.

Anda bisa rasakan sendiri, realitas jiwa raga saya pada 2010 (foto kiri) dan 2020 (foto kanan). Inilah transformasi yang nyata. Anda semua juga bisa mengalaminya, menjadi Budha tanpa kepala yang merdeka dari segala akar duka.

SURAT CINTA SHD 4 ( The End)

Pertumbuhan Tiada Henti

Saudara dan saudari yang saya kasihi, bertumbuh secara spiritual itu memang terjadi bertahap. Transformasi jiwa raga tidak mungkin sekali jadi, bisa memakan waktu lama, tergantung pada pilihan-pilihan yang kita ambil. Di setiap fase, bisa saja kita merasa benar atau merasa di dalam kebenaran sejati. Tetapi kenyataannya adalah hal berbeda, harus dibuktikan dengan sejujur-jujurnya.

Tahun 2015, keadaan saya secara fisik jauh lebih baik ketimbang 2010. Kegantengan saya mulai muncul kembali. Pengetahuan spiritual juga demikian. Foto sebelah kiri menggambarkan pencapaian pada tahun itu. Saya juga merasa ada dalam kebenaran pada saat itu. Tetapi secara faktual, saat itu masih sering hang tiba-tiba gak bisa mikir. Masih sering merasa tak berdaya. Banyak rencana gagal meski peluang sudah banyak terbuka. Saya masih merasa diri ini belum meledak, belum menjadi diri yang terbaik. Mengapa? Jika Anda gunakan rasa sejati dengan jernih, Anda akan mengerti, saya sebagaimana ditunjukkan foto itu masih dijerat kuasa kegelapan. Jika diukur LoCnya ya ketemu 50. Jika saya mati saat itu pasti jiwa saya kejerat di dimensi 1. Sengsara amattt.......

Beruntung saya tak keburu mati. Saya bisa lepas dari jeratan kuasa kegelapan. Tahun 2018 akhir saya mengalami proses pemurnian. Jika saya mati saat itu, jiwa saya pasti berasa di dimensi 12, alam cahaya tingkat pertama. Keseharian saya saat itu memang sudah mulai bisa merasakan kebahagiaan secara konstan.

Lebih beruntung lagi saya masih berkesempatan terus hidup sehingga bisa terus belajar dan mentransformasi jiwa raga. Tahun 2019 akhir, dalam satu sess meditasi di Lourdess Perancis Selatan, saya menyibak fase baru. Saya mengenali fase Shamballa seiring dengan terjadinya penjernihan paripurna di lapisan tubuh cahaya.

Nah, foto sebelah kanan adalah foto tgl 13/5/2020. Ini keadaan ketika saya makin jernih lagi, mengerti secara otentik apa yang disebut sebagai fase Shangrilla dan Shalala. Silakan rasakan foto saya yang kanan, untuk mengerti pancaran vibrasi yang muncul dari jiwa saya yang telah mengerti kebenaran sejati itu apa. Jika saya meninggal saat ini, saya sudah akan merasa sangat puas. Karena tujuan puncak dari evolusi jiwa sudah saya capai. Namun tentu perjalananan saya belum akan selesai, karena memang selama hidup akan terus bertumbuh. Terlebih saya mendapat berita langit bahwa usia saya kali ini bakal cukup panjang.

Selamat menemukan inspirasi dari surat cinta ini.

0 Response to "SURAT CINTA SHD"

Post a Comment



Laku spiritual adalah proses bertumbuhnya pengalaman keilahian, wujudnya adalah menjadi penuh dengan daya, penuh kebijaksanaan, penuh kecerdasan, penuh kreatifitas, penuh welas asih.


Setyo Hajar Dewantoro
Founder of Mahadaya Institute


Buku

Buku Medseba Buku Sastrajendra Buku Suwung Buku Sangkan Paraning Dumadi Buku Sangkan Paraning Dumadi Buku Sangkan Paraning Dumadi Buku Sangkan Paraning Dumadi

Kegiatan