JOURNEY OF LIGHT 16: THE SIGN OF GLORY




Perubahan besar-besaran sebenarnya telah dan tengah terjadi di Indonesia maupun di seluruh dunia. Issue pandemik yang membawa umat manusia pada situasi krisis, menjadi momentum untuk mendorong terjadinya perubahan secara revolusioner.

Namun perubahan yang saya maksud ini tak akan bisa dimengerti tanpa keheningan. Ini bukan sekadar tentang udara yang jadi lebih bersih, atau lapisan ozone yang terpulihkan dari kebocorannya. Ini tentang manusia, tentang perubahan kesadaran secara massif.

Dinamika itu terus berlangsung


JOURNEY OF LIGHT 16: THE SIGN OF GLORY
Segala sesuatunya masih akan mengalami dinamika, tetapi satu hal yang layak disyukuri, pada hari ini 17 April 2020, semakin banyak jiwa agung yang hidup dengan badan manusia. Secara global ada sekitar 30% dari populasi manusia yang hidup dengan kesadaran alam cahaya. Di Indonesia angkanya sekitar 10%. Tanpa diperkirakan, Eropa saat ini bisa dibilang menjadi tempat yang paling bersemi kesadarannya.

Itu wajar, karena pada dasarnya mereka ini mayoritasnya memang sudah humanis, tidak melekat pada agama dan tradisi yang menampulkan kemanusiaan, dan tidak suka bermain-main dengan kekuatan supranatural yang destruktif. Kesulitan yang dialami warga Eropa, yang di beberapa negara jauh lebih ekstrim ketimbang yang dihadapi bangsa Indonesia, menjadi pintu masuk untuk terjadinya perubahan kesadaran secara revolusioner. Sementara keadaan di AS, Afrika, mirip dengan di Indonesia.

Simak juga: Journey Of Light 14

Manusia yang berubah kesadarannya hingga mencapai kesadaran alam cahaya ada di kisaran 10%. Mereka inilah yang akan menjadi figur penting dalam proses recovery dari kerusakan sosial ekonomi sebagai dampak issue pandemi.

Namun di Indonesia, ada yang sangat menggembirakan. Perubahan revolusioner diprioritaskan di sektor-sektor yang strategis, yang sangat menentukan nasib bangsa secara keseluruhan. Lewat perubahan ini, kita punya harapan segera muncul kebijakan yang menyelamatkan. Kita juga bisa berharap adanya praktik birokrasi dan kehidupan bernegara yang lebih jujur, akuntabel, yang mengedepankan kepentingan rakyat banyak.

Saya perlu sampaikan, bahwa perubahan ini memang terjadi di hari ini. Ini bagian dari keajaiban yang sering saya sampaikan. Inilah hasil kerja para Ksatria Cahaya. Kerja spiritual memang harus berdampak nyata pada kehidupan praktis. Dan itu telah terjadi: sesuatu yang tak pernah terpikirkan bahkan oleh saya. Tapi kerja belum selesai, ini baru fondasi. Itupun bisa dirusak oleh para dark forces dan agennya. Tugas para Ksatria Cahaya untuk mempertahankan bahkan meningkatkannya.

Apakah ada yang penasaran sebenarnya perubahan yang saya maksud? Sedikit saya bocorkan, ini tentang turunnya jiwa-jiwa agung melalui jalan penitisan dan transmutasi. Ini sesuatu yang mendapat lampu hijau untuk dilakukan pada situasi yang kritis. Itu boleh dilakukan jika memang tak ada jalan lain. Di keadaan normal tidak bisa dilakukan karena bersinggungan dengan issue free will.

Simak juga: Journey Of Light 6

Dunia terus bergerak


Sejak beberapa minggu ini, di berbagai belahan dunia, banyak jiwa memperoleh tempat pembelajaran baru sesuai tingkat kesadaran yang mereka capai. Ini umumnya terjadi pada mereka yang secara duniawi punya peran strategis, tapi memilih ada di kesadaran rendah dengan tindakan yang sangat destruktif. Di sisi lain, sebagai bagian dari dualitas, banyak orang yang kemudian menjadi zombie, karena mereka ini benar-benar hidup dan berjalan tanpa kesadaran manusiawi yang murni. Mereka dikendalikan oleh dark force dengan cara yang juga tak terpikirkan.

Maka saya juga tegaskan kepada seluruh pejalan keheningan, tetaplah optimistik. Segala situasi sulit pasti bisa kita lampaui. Tetaplah bersukacita, teruslah berkarya, sembari menerima apapun yang terjadi dengan kesabaran maksimal. Kita nikmati segenap proses dan memberikan upaya terbaik tanpa melekat pada hasil. Lepaskan pentaegetan hasil dari pikiran karena itu justru menjadi beban yang memblok energi kita. Saat kita menjaga kemurnian jiwa nyatanya memang banyak anugerah tersembunyi yang muncul. Keajaiban yang membawa kesukacitaan memang seringkali muncul dengan cara yang tak terduga. Kecerdasan semesta memang tanpa batas, tak akan terjangkau jika kita hanya mengandalkan pikiran rasional - empirik.

Teruslah menekuni keheningan, berterima kasihlah pada segala yang terjadi. Jadikan setiap tarikan dan hembusan nafas sebagai momen untuk menyadari rengkuhan kasih murni dari Sang Sumber Hidup. Hari-hari yang penuh keajaiban sedang kita songsong. Bumi sorgawi benar-benar nyata sedang dipersiapkan. Semua terjadi karena ada orang-orang yang bereaksi secara cepat dan tepat saat dark forces memaksakan issue pandemi ini di berbagai belahan dunia. Mereka sejatinya patah hati karena skenario mereka tak berjalan sesuai rencana. Manusia di bumi diselamatkan dengan cara yang mereka sendiri tak pernah duga dan bayangkan.

Resapilah wejangan dari Sanghyang Betara Wisnu sebagai penutup tulisan ini:

Sanghyang Wisnu
16.04.2020 - 15.36 wib
Salam sejahtera bagi kita semua.
Penyelarasan telah dilakukan namun tentu saja dengan cara yang halus dan tidak merusak tatanan peradaban.
Banyak faktor yang membuat penyelarasan kurang terlihat hasilnya.
Namun percayalah jerih payah kita tidaklah sia - sia.
Anak - anakku terkasih.
Hari ini aku katakan kepadamu, apa yang telah kita lakukan adalah upaya kita semaksimal mungkin melaksanakan tugas yang kita emban bersama.
Kita terus bekerja dan berjuang di jalan keheningan ini.
Kita terus bekerja dan berjuang sesuai tuntunan Agung dari Sang Kuasa Tertinggi.
Jangan terjebak pada hasil.
Perjuangan kita adalah sebuah perjalanan.
Perjalanan kita adalah menikmati setiap momen dan setiap proses yang kita lalui.

Ambil semuanya sebagai pembelajaran diri.
Anak - anakku,
Perjalanan kita tiada henti.
Kita terus berjalan.
Kita terus berjuang.
Kita terus belajar dan bertumbuh.
Semakin bersemi pucuk kesadaran Ilahi di dalam diri.
Itu juga proses.
Nikmatilah semua prosesnya.
Nikmatilah semua momennya.
Nikmatilah semua pembelajarannya.
Tetap ingatlah kita adalah satu tubuh.
Aku membutuhkan semua anggota tubuhku.
Aku mengasihi semua anggota tubuhku.
Semua berfungsi sebagaimana mestinya.
Aku jaga dan rawat semua bagian dari tubuh ini.
Anak - anakku,
Kasihku tiada pernah berkesudahan mengalir padamu juga pada semua keberadaan.
Aku merawat dan memelihara keindahan yang telah indah sebagaimana diciptakan.
Dan kini engkau adalah bagian dariku.
Bersama kita hamemayu hayuning bawana bumi ini dan keberadaan lainnya sesuai dengan tuntunan Agung.
Kasihku terlimpah pada semuanya.
Berkatku mengalir pada segalanya.

SHD

Related Posts

1 Response to "JOURNEY OF LIGHT 16: THE SIGN OF GLORY"

  1. Matur Sembah Nuwun atas wedaran ini Tuan Guru Setyo Hajar Dewantoro
    Salam Hormat kepada Sanghyang Betara Wisnu
    Om Namo Narayanaya

    ReplyDelete



Laku spiritual adalah proses bertumbuhnya pengalaman keilahian, wujudnya adalah menjadi penuh dengan daya, penuh kebijaksanaan, penuh kecerdasan, penuh kreatifitas, penuh welas asih.


Setyo Hajar Dewantoro
Founder of Mahadaya Institute


Buku

Buku Medseba Buku Sastrajendra Buku Suwung Buku Sangkan Paraning Dumadi

Kegiatan