STORY OF SHD 28: DIVINE FATHER & MOTHER



shd channel

Saat kita tekun menyelami keheningan, selalu datang momentum untuk bertumbuh kesadaran. Itulah yang secara nyata saya alami. Dan saya perlu tegaskan, benar-benar tiada ujung untuk pertumbuhan kesadaran ini. Belum lama saya disingkapkan rahasia tentang keberadaan Sanghyang Adhi Budha dan Sanghyang Adhi Parama Budha, tersingkap lagi realitas baru. Ini terjadi saat saya mengikuti titah Hingsun untuk menginap di Hotel New Sapphire Jogjakarta.

Dalam dunia simbol, new sapphire ini mewakili kebijaksanaan ilahi, kemurnian, realitas yang melampaui alam malaikat, juga kekuatan tanpa batas. Maka, dalam keheningan di tempat ini, ada satu momentum yang mengantarkan saya pada tataran kesadaran yang baru. Disingkapkan realitas yang selama ini belum saya ketahui, terkait dengan keberadaan Divine Father & Mother. Secara sederhana bisa dikatakan, ini adalah keberadaan yang menjadi cikal bakal dari segala yang hidup. Inilah keberadaan yang lebih purba ketimbang Bapa dan Ibu Angkasa, juga Raja dan Ratu Semesta. Keberadaan ini secara sederhana bisa dikatakan sebagai manifestasi perdana dari Kekosongan Absolut.

Tersingkapnya realitas ini kembali membuat saya bertumbuh secara energi dan kesadaran, karena saya tak hanya menjadi tahu tapi juga menjadi terhubung bahkan mengalami kejumbuhan dengan Divine Father & Mother. Ini secara nyata meningkatkan seluruh aspek yang berkaitan dengan realisasi kualitas ketuhanan di dalam diri: Kasih Murni dan Kebahagiaan, Keselarasan dengan Kehendak Tuhan, Kemampuan Mencipta, Keberlimpahan, Kekuatan Sabda, Kecerdasan dan Kebijaksanaan Ilahi. Ini menjadi babak baru lagi bagi diri saya dalam perjalanan spiritual yang tiada ujungnya. Ini juga pasti berpengaruh terhadap kualitas bimbingan bagi para pejalan keheningan yang menjadi murid saya, juga mempengaruhi efektivitas saat menjalankan missi agung membangun bumi sorgawi.

Mengapa hal-hal seperti ini bisa terjadi? Mengapa anugerah datang semakin berlimpah? Pertama, saya konsisten menjaga kemurnian atau kejernihan diri secara energi, baik secara emosi, energi, karma dan persepsi. Zero tolerance untuk ketidakmurnian. Kedua, saya menjaga kesetiaan dan loyalitas penuh kepada Diri Sejati/Hingsun. Apapun yang dititahkan saya jalankan tanpa pertimbangan untung rugi. Dan tetap saya jalankan bahkan jika resikonya adalah kehilangan nyawa. Apalagi cuma kehilangan nama baik dan dianggap gila. Zero tolerance untuk ketidaksetiaan dalam segala bentuknya. Ketiga, hening, hening dan hening. Tiada tempat bagi ketidakheningan, zero tolerance untuk pikiran yang sibuk terjerat oleh prasangka dan kenangan. Betul betul pastikan selalu ada dalam kesadaran saat ini dan di sini, terhubung penuh dengan sumber kasih dan kebahagiaan di dalam diri. Zero tolerance untuk segala kegalauan, ketakutan, dan segala agar dukacita lainnya. Di sisi lain, karena saya sudah berkomitmen penuh untuk menjadi alat Sang Sumber Hidup untuk merealisasikan rancangan agung bagi bumi dan jagad raya ini, maka menjadi wajar, sesuai tantangan yang makin meningkat saya selalu mengalami upgrading berkelanjutan. Hanya itu mekanisme untuk memastikan rancangan agung benar-benar terealisasi.

Saat saya bertumbuh, maka siapapun yang terhubung dengan saya pasti ikut bertumbuh. Secara nyata, orang-orang yang ada di sekitar saya juga makin keren, makin murni jiwanya dan makin canggih kemampuannya. Sehingga selain makin bisa merasakan kebahagiaan sorgawi, makin banyak keajaiban yang bisa diciptakan. Maka, saya sangat optimistik menghadapi masa depan. Probabilitas kita sebagai umat manusia untuk mengatasi beragam tantangan, makin tinggi. Sebaliknya, probabilitas kita mengalami keruntuhan peradaban akibat bencana katastropik, perang besar, tersebarnya penyakit mematikan, semakin kecil.

Saya singkapkan sedikit rahasia, bahwa kehebohan yang dikaitkan dengan penyebaran virus pada saat ini, adalah permainan pada skala global. Ini adalah bagian dari kerja dark forces yang menunggangi keserakahan sebagian manusia, dan memanfaatkan kecenderungan banyak orang untuk terjebak dalam kepanikan dan ketakutan yang irasional akibat orang jauh dari kebiasaan untuk hening. Sekarang yang terjadi bukan lagi ancaman destruksi pada satu negara oleh negara lain yang menjadi kompetitor utama. Ini sudah bergeser menjadi ancaman bagi kemanusiaan secara menyeluruh, bukan dalam kemusnahan massal akibat penyakit, tetapi melalui peristiwa resesi global. Resesi global akan memicu munculnya watak destruktif manusia secara massal, dan itulah yang justru menjadi asupan energi untuk dark forces. Dan ini adalah tantangan langsung untuk kebangkitan kesadaran spiritual yang sesungguhnya sedang berjalan. Siapa dark forces ini? Sederhananya mereka adalah para iblis, siluman, alien nakal dan sejenisnya yang merepresentasikan keberadaan dari dimensi rendah yang dipenuhi angkara murka. Agen dan kolaborator mereka adalah para politisi, pebisnis, pekerja media, bahkan oknum pemuka agama yang punya keserakahan dan kehilangan kasih murninya.

Nah, saya dan tim saya menjadi bagian dari pihak yang berjuang untuk mengatasi tantangan ini. Dengan dukungan para entitas cahaya yang agung kerja kami makin powerful. Maka semakin kesini semakin jelas sinyal bahwa kita pasti memenangkan pertarungan ini. Peradaban umat manusia pasti selamat dan bumi sorgawi pasti terealisasi. Di luar sisi manusiawi saya, saya memang punya kehidupan seperti dunia dongeng. Ini yang membuat hidup saya sangat asyik. Cuma jika diceritakan kepada publik secara terbuka, pasti saya dianggap gila.

Tapi biarlah saya dianggap gila. Itu resiko menjadi orang yang tercerahkan. (Pasti saat menuliskan ini, tuduhannya bertambah, dasar sombong, dasar halu. Ha ha ha). Menjadi semakin tercerahkan membuat Anda punya pengertian dan pengetahuan yang di luar jangkauan banyak orang. Mereka sulit mengerti karena tak mengalaminya.

Buat murid-murid saya, teruslah ada dalam keheningan. Perkuat keterhubungan dengan Diri Sejati. Biarlah kasih murni makin tumbuh di dalam diri, rasakan aliran energi kasih murni yang menyempurnakan cakra jantung. Teruslah terhubung dengan jiwa-jiwa yang merepresentasikan dengan sempurna karakter kasih murni. Saya selalu mengasihi Anda semua dengan kasih yang paling murni. Sejenak, hening, terhubung dengan saya, lalu rasakan limpahan mahadaya dan cahaya dari Divine Father & Mother.

Rahayu

SHD

Related Posts

0 Response to "STORY OF SHD 28: DIVINE FATHER & MOTHER "

Post a Comment



Laku spiritual adalah proses bertumbuhnya pengalaman keilahian, wujudnya adalah menjadi penuh dengan daya, penuh kebijaksanaan, penuh kecerdasan, penuh kreatifitas, penuh welas asih.


Setyo Hajar Dewantoro
Founder of Mahadaya Institute


Buku

Buku Medseba Buku Sastrajendra Buku Suwung Buku Sangkan Paraning Dumadi

Kegiatan