JOURNEY OF LIGHT 4: LAMPAUI KEGELAPAN DI DALAM PIKIRANMU SENDIRI



JOURNEY OF LIGHT 4 LAMPAUI KEGELAPAN DI DALAM PIKIRANMU SENDIRI

Hari ini adalah hari keempat saya ada di Edinburgh. Hari ini saya diajari untuk mengerti bahwa masih ada perilaku manusiawi di dalam diri saya yang harus saya lampaui. Saya masih punya pikiran yang jika itu saya ikuti, akan membuat saya terjebak dalam ketakutan.

Masih sempat muncul di dalam pikiran, bagaimana jika UK benar-benar dilockdown? Saya tak akan bisa pulang sesuai jadwal. Saya memilih hening untuk mengatasi ini.

Dalam hening saya disadarkan bahwa memang selalu ada dua kemungkinan pada segala situasi, yang terburuk dan yang terbaik menurut pikiran kita. Nah, dalam hening itu saya malah ditantang dengan pertanyaan, jika UK benar dilockdown memangnya kenapa? Ada masalah jika saya harus memperpanjang masa tinggal di UK?

Sebenarnya, jika situasi itupun yang terjadi pasti ada solusi karena visa saya masih panjang dan saya masih bisa bertahan hidup. Hingsun atau Diri Sejati juga menegaskan, jika memang saya terpaksa memperpanjang masa tinggal di UK, berarti memang ada yang harus dikerjakan di sini.

Tak perlu takut dengan apapun, karena kuasa Sang Sumber Hidup meliputi segalanya. Selalu ada anugerah tersembunyi jikapun terjadi yang tak sesuai harapan kita.

Namun, dalam hening Sang Diri Sehati juga menegaskan apa yang terlintas dalam pikiran itu tak akan terjadi. Saya digerakkan semesta ke Edinburgh, bukan mau saya pribadi.

Maka saya akan dipulangkan sesuai jadwal dalam keselamatan, setelah semua tugas saya selesaikan. Lagi pula saya sudah dibekali dengan kemampuan untuk menciptakan keajaiban dengan cara yang tak terpikirkan. Semua segera selaras dan pulih seiring dengan totalitas kerja yang dilakukan oleh para Ksatria Cahaya.

Berikutnya, secara manusiawi ada perasaan ingin segera pulang. Sangat wajar, Edinburgh sedang jadi kota yang sepi, tempat - tempat wisata tutup, restoran tutup, cuma ada sebagian toko kebutuhan harian yang buka. Di jalanan hanya ada ada orang jogging atau ngajak main anjing.

Saya juga tak punya kenalan di sini. Sebetulnya kenalan saya banyak di sini, tapi mereka badannya bukan badan ragawi. Jadi secara fisik kesannya tetap sendirian He he he...

Secara manusiawi, lebih nyaman buat saya ada di rumah bersama keluarga atau berkumpul bersama para sahabat saya di Indonesia. Tapi di dalam keheningan saya sadar penuh bahwa saya datang ke Edinburgh untuk satu missi besar, merealisasikan satu rancangan agung.

Maka keinginan pribadi tak bisa diikuti jika itu tak selaras dengan rancangan agung. Sudah jelas mudah bagi saya untuk melampaui kemauan pribadi itu, saya tahu apa yang saya harus lakukan di Edinburgh hingga tanggal 3 April 2020.

Saya harus menggembleng diri saya sekaligus melakukan beberapa kerja penyelarasan bumi. Jadi di sini, kerja saya ya cuma meditasi, kalau tidak di kamar hotel ya di tempat yang ditunjukkan oleh Hingsun. Dan selebihnya, saya harus terus menulis untuk menginspirasi para pejalan keheningan dan siapapun yang mau menjadi ksatria cahaya.

Saudara dan saudari yang saya kasihi, Ksatria cahaya hanyalah satu gelar simbolik bagi siapapun yang telah murni jiwanya, terhubung sepenuhnya kepada Diri Sejatinya, lalu dengan totalitas menjalankan peran menebarkan energi kasih murni yang membawa terang pada dunia, membuat orangg bersukacita dan bangkit kesadaran murninya.

Dunia ini hanya berubah menjadi tempat surgawi jika semakin banyak Ksatria Cahaya yang berkarya dan semua Ksatria Cahaya itu terus menggembleng diri hingga merealisasikan rancangan teragung bagi setiap diri.

Setiap Ksatria Cahaya harus terus belajar. Dan kali ini yang paling mendesak adalah mengenali sisi-sisi gelap dan destruktif di dalam diri lalu melampauinya. Proses pemurnian jiwa dan raga adalah proses yang tak pernah berakhir.

Realitasnya kita memang punya banyak layer atau lapisan dan pada setiap layer atau lapisan itu selalu ada dualitas. Setiap orang perlu berjuang untuk selalu hening dan melampaui dualitas ini.

Banyak orang terjatuh dalam laku spiritual ini karena gagal mengatasi kegelapan di dalam pikirannya sendiri yang itu kemudian mengundang datangnya kuasa kegelapan yang menjerat jiwa. Solusinya adalah selalu hening, pasrah total agar kekuatan semesta yang menyelaraskan diri sepenuhnya.

Memungkasi tulisan kali ini, silakan resapi wejangan dari Sang Hyang Adhi Parama Budha.

Sanghyang Adhi Parama Budha
24.03.2020 - 05.24 wib

Tempalah dirimu dengan keheningan yang mendalam.
Masuk ke dalam diri, temukan segala celah diri dan lampaui itu semua.

Segala sesuatu harus diawali dengan keheningan yang mendalam.
Segala informasi diterima dengan netral, setelah itu masuk kembali kepada kebijaksanaan tertinggi didalam keheningan.

Tempaan kali ini adalah melampaui segala sisi gelap diri yang menarik vibrasi kuasa kegelapan.
Maka, setiap kali sisi gelap diri itu muncul, segeralah hening total dan temukan tuntunan agung didalam pusat hati.

Setiap kali muncul keinginan, segeralah hening total, temukan tuntunan apakah keinginan itu egoistik ataukah selaras dan diperkenankan.

Anak - anakku yang terkasih, ini semua diperlukan untuk membuatmu menjadi semakin murni dan mampu menghadapi segala upaya kuasa kegelapan untuk menjatuhkanmu.

Dibutuhkan latihan hening yang tekun dan terus menerus tiada kata akhir.
Dualitas akan selalu ada dimanapun, maka latihlah diri untuk mampu melampaui dualitas dengan keheningan dan ketenangan.

Lepaskan segala konsepsi apapun, temukan kebenaran sejati hanya di dalam keheningan dan setialah mematuhi segala tuntunan yang muncul didalam keheningan.
Jangan gegabah, pastikan diri jernih terlebih dahulu.

Semuanya harus ditapaki dengan kerendahan hati dan ketulusan hati.
Semua langkah dalam kehidupan duniawi harus benar - benar tertuntun pada kesejatian.

Anakku, selesaikan pelajaran ini dalam waktu yang cepat, menyesuaikan irama semesta yang sedang kencang.
Cahaya kasihku terlimpah kepada semua pencari kebenaran yang sejati.

Rahayu.

Edinburgh 24 - 03 - 2020
0 Response to "JOURNEY OF LIGHT 4: LAMPAUI KEGELAPAN DI DALAM PIKIRANMU SENDIRI"

Post a Comment



Laku spiritual adalah proses bertumbuhnya pengalaman keilahian, wujudnya adalah menjadi penuh dengan daya, penuh kebijaksanaan, penuh kecerdasan, penuh kreatifitas, penuh welas asih.


Setyo Hajar Dewantoro
Founder of Mahadaya Institute


Buku

Buku Medseba Buku Sastrajendra Buku Suwung Buku Sangkan Paraning Dumadi Buku Sangkan Paraning Dumadi Buku Sangkan Paraning Dumadi Buku Sangkan Paraning Dumadi

Kegiatan