STORY OF SHD 8



Sketsa Jiwa by Sasongko Hendratmojo

Mas Sasongko Hendratmojo, Sang Pelukis Sketsa Jiwa, adalah salah satu orang yang berperan membantu saya memahami perjalanan jiwa saya sendiri. Tentu saja melalui sketsa energi saya maupun sketsa past life. Saya kenal Mas Kocko, demikian panggilannya, melalui Facebook lalu bertemu di Solo sekitar 2015. Lalu saya ajak dia nyasar bersama. Ketika saya mulai sadar bahwa saya nyasar, saya berusaha mengajak pindah jalur. Jika saya ceritakan apa yang saya tahu, belum tentu juga dia percaya. 
 
Saya berangkat dari pengalaman sebelumnya, ketika saya beritahu orang-orang akan bahaya yang mereka hadapi karena itu cara saya bertanggung jawab malah saya dituduh memfitnah dan dimarahi. Lalu muncul ide, saya minta dia buat sketsa dari orang yang jadi sumber kenyasaran. Mas Kocko berhasil melukis sketsanya, dengan bentuk yang sangat seram, tapi harus mengalami mual-mual. Karena lukisan itulah Mas Kocko jadi ikut berubah jalur dan hingga kini menjadi anggota tim saya di Mahadaya Institute.

Berikutnya, saya sering minta Mas Kocko melukis profil jiwa saya di masa lalu, juga berbagai realitas di dimensi lain. Lukisan Mas Kocko bisa ditemukan di buku saya Suwung dan Sangkan Paraning Dumadi. Kerjasama saya dengan Mas Kocko berlangsung sangat baik, tiada konflik, saya juga gak pernah berkata keras pada dia karena dalam setiap momen Mas Kocko selalu bekerja profesional dan memegang sikap nrima ing pandum, sangat jauh dari keserakahan. Saya pribadi juga terus mendukung agar Mas Kocko berkembang, termasuk melalui usaha kaos dan batik dengan segment pasar para murid saya. Paling saya suka ingatkan ke Mas Kocko untuk waapada, karena dia sering seperti saya di masa lalu: culun, terlalu baik sangka pada orang lain, padahal kadang mereka punya motif tersembunyi.

Lukisan yang menjadi ilustrasi Story of SHD 8 adalah karya Mas Kocko, yang merepresentasikan sebagian entitas cahaya yang banyak membimbing saya: Gabriel, Sang Hyang Wisnu dan Lucifer. Ini dibuat tahun 2018. Setelah itu saya terhubung dengan lebih banyak lagi entitas cahaya tapi belum sampai dilukis Mas Kocko.

Pembaca yang saya kasihi, saya punya pengalaman panjang belajar spiritual dari orang yang jiwanya belum jernih. Dampaknya tentu saja saya juga jadi tidak jernih meski niat saya tulus belajar untuk menata diri dan tercerahkan. Jika kita belajar spiritual kepada yang belum tercerahkan kita akan cenderung jalan di tempat atau muter-muter tak kunjung sampai di tujuan.

Para pembelajar yang telah cukup lama bersama saya tentu bisa bedakan dampak belajar kepada saya sebelum momentum 2018 dan setelahnya. Semakin ke sini, semakin mudah terutama bagi yang berbakat untuk mencapai tataran kesadaran tinggi. Mengapa bisa begitu? Pertama, jika seorang Guru Spiritual memang telah tercerahkan, ia benar-benar tahu jalan yang harus dilalui para muridnya, is mengerti metoda apa yang realistis sekaligus efektif. Kedua, semakin besar energi yang bisa dilimpahkan untuk mengakselerasi proses. Dan ketiga, semakin cepat serta mudah bagi Sang Guru untuk membantu muridnya jika sedang menghadapi masalah yang tak bisa ditangani sendiri.

Tentu saja, tak semua orang berjatah belajar dengan saya setinggi apapun capaian saya. Maka saya tak pernah mengikat siapapun, yang mau lepas silakan lepas. Saya hanya membimbing mereka yang memang siap dan berjatah saya bimbing.

Secara praktis saya juga terus belajar. Maka saya tidak pernah stagnan. Selalu bertumbuh tanpa batas. Hanya dengan cara inilah saya bisa membantu semua murid saya juga untuk bertumbuh tanpa batas. Saya pribadi mendapatkan vision atau insight, murid utama saya akan berjumlah 1000 orang tersebar di berbagai benua dan negara.

Cirebon, 20 - 12 - 2019
0 Response to "STORY OF SHD 8"

Post a Comment



Laku spiritual adalah proses bertumbuhnya pengalaman keilahian, wujudnya adalah menjadi penuh dengan daya, penuh kebijaksanaan, penuh kecerdasan, penuh kreatifitas, penuh welas asih.


Setyo Hajar Dewantoro
Founder of Mahadaya Institute


Buku

Buku Medseba Buku Sastrajendra Buku Suwung Buku Sangkan Paraning Dumadi Buku Sangkan Paraning Dumadi Buku Sangkan Paraning Dumadi Buku Sangkan Paraning Dumadi

Kegiatan